Bidang Perindustrian

Koordinasi Lanjutan Pengembangan IKM Sepatu di Desa Sumber Sari

KUKMPERINDAG / Juli 30, 2026

Babulu – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Bidang Perindustrian melaksanakan kunjungan koordinasi ke Kantor Desa Sumber Sari, Kecamatan Babulu, sebagai tindak lanjut rencana sinkronisasi program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pemanfaatan produk lokal, khususnya produk sepatu hasil Industri Kecil Menengah (IKM).

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kepala Desa Sumber Sari beserta staf desa guna membahas kesiapan IKM sepatu dalam mendukung program pemerintah daerah yang direncanakan pada tahun 2027. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai aspek, mulai dari kondisi pelaku usaha, kapasitas produksi, hingga langkah-langkah pendampingan yang akan dilakukan.

Kepala Desa Sumber Sari menyampaikan bahwa IKM sepatu di wilayahnya memiliki kualitas produk yang baik dan mampu memenuhi kebutuhan pasar. Namun demikian, para pelaku usaha masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan peralatan produksi dan sumber daya manusia, sehingga diperlukan pendampingan yang berkelanjutan dari pemerintah daerah.

Sebagai tindak lanjut, Bidang Perindustrian akan melaksanakan pendampingan langsung kepada para pelaku IKM melalui pelatih pengrajin sepatu guna meningkatkan keterampilan, kualitas produksi, serta kesiapan usaha dalam memenuhi kebutuhan program pemerintah.

Selain itu, Kepala Desa Sumber Sari juga menyampaikan pentingnya dukungan investor dalam pengembangan IKM sepatu. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat permodalan, meningkatkan kapasitas produksi, serta memperluas akses pemasaran sehingga usaha para pelaku IKM dapat berkembang secara berkelanjutan.

Melalui koordinasi ini, Dinas KUKM Perindag Kabupaten Penajam Paser Utara terus berkomitmen mendorong penguatan industri lokal melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.


Berita Lainnya