Penajam – Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara bersama perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menggelar rapat lanjutan terkait rencana sinkronisasi program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam pemanfaatan produk lokal, khususnya produk sepatu hasil pengrajin daerah. Rapat dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) di Ruang Rapat Dinas KUKM Perindag.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah mengenai upaya pemanfaatan produk lokal dalam mendukung pelaksanaan Program Kartu Penajam Cerdas (KPC). Melalui sinergi antar-OPD, program ini diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten Penajam Paser Utara sekaligus meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) lokal.
Dalam rapat disampaikan bahwa pemanfaatan produk sepatu lokal melalui Program KPC direncanakan mulai diterapkan pada tahun 2027. Sementara itu, pada tahun 2026 tercatat sekitar 6.000 peserta didik baru akan menerima bantuan KPC, dengan peluncuran program dijadwalkan pada 17 Agustus 2026.
Pada pelaksanaannya, Dinas KUKM Perindag akan berperan dalam mendukung pengembangan produk, mulai dari penyusunan desain, fasilitasi pendaftaran hak merek, promosi, hingga pemasaran produk sepatu lokal. Di sisi lain, Disdikpora akan menyusun petunjuk teknis (juknis) atau standar operasional prosedur (SOP) serta melaksanakan sosialisasi terkait mekanisme pembelian produk sepatu lokal melalui Program KPC.
Sebagai tindak lanjut, akan dijadwalkan koordinasi bersama Kepala Desa Sumber Sari, Koperasi Merah Putih, Bidang Koperasi, serta para pengrajin sepatu guna menyusun mekanisme produksi dan penyaluran sepatu agar berjalan secara efektif. Selain itu, dalam rapat juga disepakati bahwa pemasaran produk sepatu tidak diarahkan hanya melalui satu penyedia, sehingga dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para pelaku usaha lokal untuk berpartisipasi.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap Program Kartu Penajam Cerdas tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta didik, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui optimalisasi pemanfaatan produk lokal.